Terapkan cara Door to Door, Bripka Tri Agus kunjungi rumah Bapak Syukur yang juga digunakan sebagai bengkel pembuatan lemari di RT 04/05 Kelurahan Sukaresmi Tanah Sareal. Dok. Humas Polsek Tanah Sareal.
Terapkan cara Door to Door, Bripka Tri Agus kunjungi rumah Bapak Syukur yang juga digunakan sebagai bengkel pembuatan lemari di RT 04/05 Kelurahan Sukaresmi Tanah Sareal. Dok. Humas Polsek Tanah Sareal.

Polres Bogor Kota – Sebagai seorang Bhabinkamtibmas, Bripka Tri Agus wajib mengenali warga di wilayah kelurahan binaannya di Kelurahan Sukaresmi, Tanah Sareal, Kota Bogor, terutama dalam mengantisipasi adanya kelompok pelaku kejahatan maupun teror yang bermukim di wilayahnya.

Salah satu cara yang digunakan oleh Bripka Tri Agus adalah dengan menggunakan sistem Door to Door, atau menyambangi warganya dari satu rumah kerumah yang lainnya. Disana ia melakukan pembinaan kepada warga yang dikunjunginya dan melakukan pendataan.

Menurutnya, cara tersebut efektif diterapkan karena dapat langsung mengenali warga yang dikunjunginya. Seperti kegiatan kunjungan ke RT 01/05 dan RT 04/05. Disana ia berjumpa dengan sejumlah warga yang diantaranya Syukur dan Haji Majid.

Dok. Humas Polsek Tanah Sareal.
Dok. Humas Polsek Tanah Sareal.

Syukur, yang merupakan pengusaha kerajinan lemari mengatakan bahwa cara yang dilakukan oleh Bripka Tri Agus sangatlah baik, karena dengan cara itulah seorang Polisi dan masyarakat dapat berinteraksi langsung. “Bagus, saya jadi kenal dengan dia (Bripka Tri Agus). Cara penyampaiannya kepada warga juga bagus sehingga kita sebagai warga merasa diayomi.” Ujar Syukur.

Berbeda dengan Syukur, Haji Majid mengungkapkan bahwa seharusnya seperti itulah cara seorang Polisi membina masyarakat. Sehingga segala informasi dapat digali, dan apabila terjadi suatu hal dapat langsung direspon. “Bukan zamannya lagi Polisi sebagai pemadam kebakaran, Polisi harus mengetahui potensi-potensi masalah salah satunya dengan cara berinteraksi dengan masyarakatnya langsung.” Ucap Haji Majid.

Sementara itu, Bripka Tri Agus mengatakan bahwa caranya tersebut digunakan sebagai salah satu upaya menjalin kemitraan dengan masyarakat dan dalam rangka pembinaan kamtibmas. “Ini adalah upaya saya sebagai seorang Bhabinkamtibmas dalam membina dan menjalin kemitraan dengan warga saya, jangan sampai jika terjadi sesuatu saya tidak tahu, itu artinya saya kecolongan.” Tutup Bripka Tri Agus. (Satria)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + 11 =