Polresta Bogor Kota – pelaksanaan perayaan Bogor Street Festival 2018 yang rencananya dimulai pukul 13.00 wib siang nanti bertempat di Vihara Dhanagun Bogor.
Polresta Bogor Kota yang menerjunkan sekitar 515 personil dibantu oleh 500 personil pendukung dari Instansi TNI, Pemda Kota Bogor dan Ormas-ormas yang terlibat dalam pengamanan kegiatan tersebut.

Tactical Wall Game (TWG) yang dipimpin langsung Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya.S.I.K.M.H di hadiri oleh para Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran Polresta Bogor Kota dan unsur terkait seperti TNI dan Pemda Kota Bogor. dalam rangka menyatukan persepsi dan misi dalam melaksanakan pengamanan perayaan Bogor Streer Festival.

antisipasi situasi dan kondisi saat ini yang memasuki tahun politik dan masalah radikal, panitia dan petugas dilapangan baik itu jajaran Polresta Bogor Kota, TNI dan Pemda Kota Bogor serta Ormas yang turut serta melaksanakan pengamanan ini harus bisa bekerjasama khususnya dalam mengedepankan kepentingan masyarakat lainnya, seluruh anggota yang terlibat dilapangan baik pengamanan terbuka dan pengamanan tertutup harus bisa berperan aktif tidak hanya sekedar melakukan pengamanan saja, semoga kegiatan ini dari awal sampai dengan berakhirnya acara malam nanti bisa berjalan dengan aman, nyaman dan kondusif.” Ucap Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya.S.I.K.M.H
sementara itu menurut Kabag Ops Polresta Bogor Kota Kompol Fajar Hari.K. “sumber pengamanan berada di titik panggung utama namun demikian seluruh personil yang terlibat dalam pengamanan kegiatan ini harus bisa tersebar dan jangan sampai anggota yang melaksanakan pengamanan malah menjadi sumber kemacetan dan kepadatan, adanya barikade pagar hitam yang terpasang di sepanjang jalur kegiatan menimbulkan adanya penyempitan, untuk itu semua anggota yang terlibat khususnya pengamanan tertutup harus bisa mengawasi betul untuk mengantisipasi adanya tindakan kriminalitas seperti pelaku pencurian dan copet, pelayanan terhadap masyarakat harus kita kedepankan dan kemacetan serta kepadatan lalulintas yang terjadi menjadi prioritas utama selama kegiatan berlangsung.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *